1. Windows 1.0 (1985)
Windows ini merupakan versi pertama, dan merupakan moyang dari Windows berikutnya. Windows 1.0 dirilis pada 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MSDOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
2. Windows 2.0 (1987)
Windows 2.0 mulai diperkenalkan untuk menggantikan versi 1.0 . Pada versi ini, penggunaan kartu grafis VGA mulai diperkenalkan sehingga Windows 2.0 mampu menampilkan resolusi yang lebih baik dari versi sebelumnya. Program aplikasi tambahan yang disertakan adalah Microsoft Excel dan Microsoft Word. Selain itu, program aplikasi yang mulai dapat diinstal pada sistem operasi ini adalah Corel Draw dan Pagemarker.
3. Windows 3.0 dan 3.1 (1990 dan 1992)
Keluaran ketiga dari Windows, yaitu Windows 3.0, menawarkan peningkatan performa, advanced graphic dengan dukungan 16-colors, dan dukungan penuh Prosesor yang lebih kuat dari Intel 386. Kemudian versi updatenya, yaitu Windows 3.1, dirilis pada tahun 1992. Windows 3.1 ini dilengkapi dengan font TrueType. Hal ini membuat Windows pertama kalinya menyediakan sebuah desktop publishing platform yang fungsional.
4. Windows for Workgroups (1992)
Sebenarnya ide untuk mengeluarkan system operasi berbasis wokrsgroup sudah dimunculkan pada Windows 3.1. Namun, pengembangan lebih lanjut baru terdapat pada versi 3.1.1. Versi ini merupakan cikal bakal dari sistem operasi Windows yang berbasis jaringan (network).
5. Windows NT
Pengembangan Windows kemudian berlanjut ke Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC). DEC sendiri kemudian dibeli oleh Compaq, yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.
6. Windows 95 (1995)
Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32-bit dari Windows 95 terdapat peningkatan kapabilitas multimedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan Networking yang sudah diintegrasikan.
7. Windows 98 (1998)
Windows 98 mulai dipasarkan pada 25 Juni 1998. Di versi inilah Windows mulai support dengan port USB secara gila-gilaan, seperti USB hub, USB scanner, USB mouse, USB keyboard, USB joystick, dan berbagai device USB lainnya.
8. Windows Millenium Edition (ME) (2000)
Windows ME dirancang khusus bagi pengguna computer rumahan. Namun, rupanya versi ini kurang disukai oleh masyarakat karena banyaknya isu yang beredar bahwa windows ME tidak sekompatibel Windows 98SE dalam menjalankan beberapa aplikasi tambahan.
9. Windows Experience (XP) (2001)
Windows XP membawa hawa segar bagi dunia komputer. Peningkatan dari Windows 2000, Windows XP membawa reliabilitas tinggi, keamanan, dan performa. Dengan tampilan yang segar, Windows XP memiliki fitur untuk bisnis dan juga home computing., termasuk remote desktop connection, file system yang dapat di-enkrip, System Restore dan juga advanced networking. Untuk pengguna Mobile, terdapat dukungan wireless 802.1x network, Windows Messenger, dan Remote Assistance.
10. Windows Vista (2007)
Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama pada bagian user interface. Kemampuan sekuritas juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft mengklaim versi terbarunya ini lebih stabil, aman, dan memanjakan pengguna komputer, walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut sudah ada pada Windows XP.
Sekian dari info yang saya berikan semoga bermanfaat bagi user ataupun saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar